3

"Mencetak Sejarah Mengukir Prestasi"




Dalam Fotografi banyak sekali ilmu yang harus di gali.Tidak hanya belajar sekali selesai.Karena,di tiap memotret seorang fotografer selalu di hadapkan pada situasi dan kondisi yang berbeda serta obyek yang berbeda-beda pula.

Fotografi bagaikan ilmu kehidupan yang harus di renungkan demi pembelajaran diri sendiri.Hari ini telah berlalu,hari esok akan datang.
Hari ini memotret,tapi esok pun memotret,yang entah situasi dan kondisinya belum di ketahui.Yang pasti akan berbeda dengan hari ini.
Hari ini makan nasi dengan telur dadar,mungkin esok hari dengan telor asin.Yang jelas seorang fotografer harus selalu berusaha menciptakan hasil yang terbaik.

Dalam fotografi tidak di kenal istilah "SEMPURNA".Semuanya hanya kira-kira,secukupnya dan seperlunya.Tiap manusia memiliki rasa suka akan sesuatu dan selera yang berbeda.Namun bagaimana pun juga itu semua ibarat nada-nada warna yang saling mengisi kehidupan ini.Tidak akan indah hidup ini bila ada nya hanya hitam dan putih.





Keyakinan,kemantapan dan waktu yang tepat adalah saat mengabadikan sebuah kenangan.
Kata guru besar saya "Sekarang bisa memotret,tapi 100 tahun lagi ?.....".Maksudnya,Apabila seorang fotografer ingin mengabadikan sebuah sejarah,maka harus berusaha mengukir dengan kamera nya sebaik-baiknya sesuai tingkat kemampuan yang di milikinya.Seorang Fotografer bisa memotret sekarang tapi kelak, 100 tahun lagi apabila ada anak cucu seseorang yang di potret menyaksikan foto tersebut maka,seorang Fotografer yang sudah meninggal pun tetap di nilai oleh pemirsa hasil karya nya.





Apa yang sebenarnya menjadi "MILIK",apabila nanti semua telah kembali kepada-NYA.
Harta benda akan di tinggal,Pangkat dan jabatan akan hilang,badan ini akan busuk,terurai dan sirna,Jiwa akan berpulang kepada-NYA.Yang dapat di katakan sebagai "MILIK" adalah "PERBUATAN".

Api itu memiliki sifat panas,terang dan membakar.Di tempat suci dalam kuil ataupun di tempat kotor sekali pun sifatnya tetap sama,panas,terang dan membakar.Api di hina maupun di puji,sifatnya tetap panas,terang dan membakar.Segala sesuatu mengikuti hukum nya sendiri-sendiri.

3 Responses to “"Mencetak Sejarah Mengukir Prestasi"”

Di Ujung jalan Ku menunGgU.... said...
January 23, 2010 at 10:05 AM

mantaabb,,,,,,


Di Ujung jalan Ku menunGgU.... said...
January 23, 2010 at 10:07 AM

mas gimana siih cara Penyusunannya Supaya Biar bisa seperti punya Mas Ale,, saya masih aga Bingung neeh,,thanks sebelum dan sesudahnya,,salam Kenal,,shesonetwo joyo...


Alumni TMIP,Yogyakarta 1997-2000 said...
January 31, 2010 at 12:43 AM

Ya pertama harus daftar dulu,kemudian isi data sesuai perintah yang di sarankan,lalu pilih tema sesuai dengan keinginan, lalu edit semua warna tulisan (kalau mau di rubah warnanya dari setingan standard).

Isikan kalender ataupun OPSI yang lain yang sudah di sediakan,Untuk foto,dapat di ambil dari dalam hardisk kita.

Dan ahirnya nanti kita bisa bikin blog dan memahami.Ibarat Handphone,kita ga bisa tapi kalau kita sering gunakan dan buka-buka fiturnya lama-lama kita akan terbiasa dan memahami fungsinya.Pokoknya,jangan ada kata menyerah dan putus asa.Semangat !!! .....


Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan mampir di gubuk online saya. Saya sangat senang sekali dengan kehadiran anda semua. Pengunjung dan tamu yang baik itu, adalah pengunjung yang selalu pamit / meninggalkan jejak komen di bawah ini. Sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat dan semoga segala mahluk berbahagia.

Blogger news

CARI ARTIKEL

Subscribe